katoda tembaga

Perdana! Katoda Tembaga akan Diproduksi PT. Freeport

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi mengenai produksi perdana katoda tembaga oleh PT. Freeport. Konten ini bersifat referensi dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi, perdagangan, atau pengganti konsultasi profesional.

Media Logam adalah produsen kerajinan tembaga dan kuningan yang selalu menekankan penggunaan material premium berkualitas dalam setiap produknya. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana logam berkualitas dimanfaatkan dalam proses produksi kerajinan, silakan kunjungi halaman Pemanfaatan Material Logam Media Logam Boyolali.

Meskipun artikel ini membahas produksi katoda tembaga oleh PT. Freeport, Media Logam tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis, investasi, atau pembelian yang diambil berdasarkan informasi ini. Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai produk atau layanan kami, Anda dapat menghubungi melalui Kontak Kami.

Kami berharap artikel ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pembaca yang tertarik dengan industri tembaga. Salam hangat dari Media Logam, dan selamat membaca!

Katoda Tembaga – Dilansir dari CNBC Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan proyek pembangunan smelter tembaga di Gresik telah rampung. Fasilitas pengolahan dan pemurnian ini bahkan siap memulai produksi perdananya pada pekan depan.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyatakan bahwa konstruksi smelter anyar di kawasan ekonomi khusus JIIPE, Gresik, telah selesai dan akan segera beroperasi. Targetnya: memproduksi katoda tembaga secara penuh di dalam negeri.

“Produksi perdana dari smelter baru dijadwalkan mulai minggu depan,” ungkap Tony di Gedung DPR RI, Rabu (16/7/2025).
“Tahun ini, total rencana produksi mencapai 441 ribu ton katoda tembaga. Semuanya akan diproduksi lokal.

Baca Juga: Terbaru! Harga Katoda Tembaga per Ton Hari Ini

Di tengah wacana Amerika Serikat yang disebut-sebut tertarik mengimpor bijih tembaga dari Indonesia, Tony kembali menegaskan sikap Freeport. Menurutnya, Indonesia tak lagi menjual bahan mentah karena kini logam mulia sudah diproses langsung di dalam negeri.

Baca Juga  Analisis Harga Tembaga Dunia dan Dampaknya ke Pasar Lokal

“Emas batangan sudah diproduksi. Perak batangan juga sudah. Ini bagus untuk memperkuat ekosistem industri nasional,” tuturnya lugas.

Tony menambahkan bahwa proses hilirisasi sektor tambang sudah mencapai tahapan akhir. Fokus kini bergeser pada pengembangan manufaktur berbasis hasil tambang, sebagai fase lanjutan dari strategi industrialisasi.

“Hilirisasi pertambangan sudah selesai,” katanya.
“Yang sekarang kita butuhkan adalah hilirisasi lanjutan, yakni dari sisi manufaktur.”
“Logam murni? Sudah 99,99 persen diproses di dalam negeri,” tegasnya.


sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20250716164700-4-649734/minggu-depan-freeport-produksi-katoda-tembaga-perdana

WhatsApp