Disclaimer:
Artikel mengenai harga, material, maupun informasi lain yang berkaitan dengan logam ini disajikan sebagai referensi umum. Perlu ditegaskan bahwa Media Logam bukan pembeli, pengepul, atau penjual tembaga bekas, rongsokan, maupun rosok. Media Logam hadir sebagai pengrajin kerajinan tembaga kuningan yang mengutamakan kualitas hasil karya serta ketepatan pemilihan material, bukan sebagai pelaku jual beli limbah logam.
Media Logam berfokus pada produksi dan pengerjaan karya logam berkualitas tinggi untuk kebutuhan dekorasi, interior, dan proyek khusus. Sebagai pengrajin kerajinan tembaga kuningan yang berpengalaman, kami mengedepankan nilai estetika, ketahanan material, dan detail pengerjaan. Untuk konsultasi, kerja sama, atau informasi resmi lainnya, silakan hubungi kontak kami untuk informasi lebih lanjut.
Salam hangat,
Tim Redaksi Media Logam
Selanjutnya, mari kita lanjutkan pembahasan artikel untuk memahami informasi secara lebih lengkap dan menyeluruh.
Harga tembaga rongsokan terus berubah seiring dinamika pasar logam dunia dan permintaan lokal yang fluktuatif. Bagi pengepul, pengusaha daur ulang, maupun masyarakat umum yang ingin menjual tembaga bekas, memahami pergerakan harga setiap hari bisa menjadi kunci mendapatkan nilai jual terbaik.
Dengan memahami tren harga, faktor yang memengaruhi, hingga strategi waktu penjualan, kamu bisa meningkatkan keuntungan dari hasil penjualan tembaga rongsokan.
Daftar Isi
Tren Harga Tembaga Rongsokan Terbaru

Dalam beberapa minggu terakhir, harga tembaga rongsokan menunjukkan pergerakan yang cukup aktif. Secara umum, harga cenderung naik perlahan sejak awal bulan karena peningkatan permintaan dari industri pengolahan logam di dalam dan luar negeri.
Untuk bulan ini, rata-rata harga tembaga rongsokan berkisar antara Rp75.000 hingga Rp85.000 per kilogram, tergantung dari jenis dan kualitas barang.



