
Panduan Memilih Material Mihrab Masjid yang Tahan Lama dan Estetis
Memilih material mihrab masjid bukan sekadar urusan dekorasi. Ini tentang menghadirkan area yang indah, kokoh, penuh kekhidmatan, dan tetap relevan dari masa ke masa. Banyak pengurus masjid bingung harus mulai dari mana, apalagi dengan semakin banyaknya jenis material yang beredar saat ini.
Sebelum masuk lebih jauh, jika Anda ingin melihat contoh produk siap pakai dari pengrajin profesional, silakan Cek produk kami.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara memilih material mihrab masjid yang tahan lama, estetis, mudah dirawat, dan sesuai dengan identitas arsitektur masjid Anda. Pembahasan dibuat santai tapi tetap mendalam, agar Anda bisa memahami seluruh aspek sebelum menentukan pilihan.
Mengapa Pemilihan Material Mihrab Masjid Itu Penting?
Mihrab adalah fokus utama pandangan jamaah. Letaknya di depan, menjadi tempat imam memimpin shalat, sehingga tampilannya harus benar-benar diperhatikan. Pemilihan material mihrab masjid yang tepat akan meningkatkan kenyamanan visual sekaligus memperkuat karakter ruang ibadah.
Mengingat fungsinya yang istimewa, ada beberapa alasan mengapa material mihrab perlu dipilih dengan hati-hati:
- Aspek estetika: Mihrab yang indah akan memberikan atmosfer ibadah yang lebih menenangkan.
- Daya tahan: Material yang awet mengurangi biaya perawatan jangka panjang.
- Kesesuaian desain: Material yang tepat membantu menyelaraskan desain interior masjid.
- Simbolik: Mihrab memiliki nilai spiritual, sehingga tampilannya harus pantas untuk ruang suci.
Jenis-Jenis Material Mihrab Masjid yang Populer
Saat ini ada banyak pilihan material mihrab masjid, mulai dari material modern hingga material tradisional yang tetap eksis. Berikut beberapa material yang sering digunakan dan isi kelebihannya.
1. Tembaga
Tembaga adalah salah satu material yang semakin digemari dalam pembuatan mihrab modern. Warnanya yang hangat, elegan, dan mudah dibentuk membuat tembaga cocok untuk desain mihrab berornamen ataupun minimalis.
Kelebihan tembaga:
- Tahan lama dan tidak mudah rusak.
- Dapat dibentuk menjadi relief, kaligrafi, maupun pola Islami.
- Mewah tanpa harus terlihat berlebihan.
- Mudah dirawat dan bisa dipoles kembali jika tampak kusam.
2. Kuningan
Kuningan sering dijadikan pilihan pengganti tembaga karena tampilannya yang lebih cerah dan mengkilap. Material kuningan sangat cocok untuk mihrab yang ingin tampil otentik, klasik, dan mencolok.
Kelebihan kuningan:
- Memberikan kesan mewah dan eksklusif.
- Bisa dipadukan dengan ukiran detail.
- Tahan terhadap korosi.
- Cocok untuk desain interior masjid bernuansa keemasan.
3. Kayu
Material kayu sudah lama digunakan untuk interior masjid, termasuk mihrab. Cocok untuk masjid yang mengusung gaya tradisional atau natural. Kayu memberikan kehangatan visual sekaligus kesan anggun.
Kelebihan kayu:
- Memberikan kesan alami dan teduh.
- Dapat diukir dengan motif unik.
- Banyak pilihan jenis kayu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
4. Batu Alam
Batu alam seperti marmer dan granit sering digunakan untuk mihrab yang ingin tampak megah. Kekuatannya tidak perlu diragukan, dan tampilannya selalu terlihat premium.
Kelebihan batu alam:
- Sangat awet dan tahan puluhan tahun.
- Memberikan kesan kokoh dan elegan.
- Mudah dibersihkan.
5. Gypsum dan GRC
Material modern seperti gypsum atau GRC sering digunakan untuk proyek masjid skala besar karena lebih ekonomis dan fleksibel. Material ini sangat cocok untuk desain mihrab dengan pola ukir kompleks dan bentuk melingkar.
Kelebihan gypsum / GRC:
- Lentur dan mudah dibentuk menjadi desain apa pun.
- Bobot ringan sehingga mudah dipasang.
- Biaya produksi relatif terjangkau.
Cara Memilih Material Mihrab Masjid yang Tepat
Memilih material mihrab masjid bukan sekadar mengikuti tren. Ada beberapa faktor penting yang harus Anda pertimbangkan agar hasil akhirnya benar-benar sesuai harapan.
1. Sesuaikan dengan Gaya Arsitektur Masjid
Setiap masjid memiliki identitas visual yang khas. Ada yang mengusung gaya Timur Tengah, ada yang bernuansa Nusantara, ada pula yang modern minimalis. Material mihrab sebaiknya menyatu dengan konsep utama interior agar tidak terlihat “asing”.
- Masjid klasik: kuningan, kayu ukir, batu alam.
- Masjid modern: tembaga minimalis, GRC motif simple.
- Masjid bernuansa timur tengah: kombinasi tembaga dan ornamen lengkung.
2. Pertimbangkan Durabilitas
Mihrab adalah bagian yang jarang diganti. Jadi pilih material yang benar-benar tahan lama. Untuk durabilitas terbaik, tembaga, kuningan, dan marmer adalah pilihan paling direkomendasikan.
3. Perhatikan Kemudahan Perawatan
Tidak semua masjid memiliki tim perawatan rutin. Karena itu, pilih material mihrab masjid yang mudah dibersihkan dan tidak menimbulkan noda permanen. Kuningan dan tembaga mudah dipoles kembali, sementara marmer cukup dilap secara berkala.
4. Sesuaikan dengan Budget Proyek
Setiap material memiliki biaya produksi yang berbeda. Jika masjid ingin tampil berkelas tanpa biaya perawatan tinggi, tembaga adalah pilihan paling ideal. Jika mencari material ekonomis tapi tetap indah, GRC bisa dipertimbangkan.
5. Pilih Pengrajin Profesional
Pemilihan material yang bagus tidak akan berarti jika pengerjaannya asal-asalan. Pilihlah pengrajin yang terbukti berpengalaman membuat berbagai material mihrab masjid, terutama yang mampu menghasilkan ukiran detail dan finishing rapi.
Tips Desain Mihrab Masjid Agar Tampak Eksklusif
Material hanyalah satu bagian dari keseluruhan desain. Untuk mendapatkan mihrab yang elegan dan memancarkan suasana spiritual, Anda bisa mempertimbangkan tips berikut:
- Gunakan ornamen kaligrafi. Kaligrafi ayat Al-Qur’an pada tepian mihrab memberikan kesan agung.
- Pilih pencahayaan yang hangat. Lampu LED warm tone akan mempertegas tekstur material.
- Sesuaikan ukuran mihrab. Jangan terlalu besar atau kecil; sesuaikan dengan ukuran ruang utama.
- Perhatikan warna. Warna tembaga dan kuningan memberi kesan premium tanpa perlu cat tambahan.
- Gunakan pola lengkung. Mihrab dengan lengkungan atas tampak lebih harmonis dan tradisional.
Inspirasi Kombinasi Material Mihrab Masjid
Anda juga bisa menggabungkan beberapa material sekaligus untuk mendapatkan tampilan yang lebih unik. Berikut beberapa ide kombinasi:
- Tembaga + Batu Alam: tampak kokoh namun tetap mewah.
- Kuningan + Kayu: cocok untuk masjid bernuansa klasik Jawa.
- GRC + Tembaga: ideal untuk tampilan modern dengan aksen premium.
Penutup
Pemilihan material mihrab masjid harus mempertimbangkan estetika, kekuatan material, gaya desain masjid, hingga tingkat perawatannya. Tembaga dan kuningan menjadi pilihan paling populer karena awet, menawan, dan fleksibel untuk berbagai gaya masjid.
Jika Anda ingin mendapatkan referensi produk mihrab berkualitas dari pengrajin profesional, silakan Cek produk kami.
Pusat Kerajinan Tembaga Kuningan | Media Logam

Media Logam merupakan pengrajin tembaga dan kuningan berpengalaman yang sudah mengerjakan berbagai proyek mihrab, kaligrafi, interior masjid, ornamen dekoratif, hingga karya seni berskala besar. Setiap produk dibuat secara custom sesuai kebutuhan sehingga hasilnya benar-benar presisi dan berkualitas tinggi.
Dengan tenaga ahli berpengalaman dan peralatan modern, Media Logam mampu menghasilkan karya detail seperti relief, motif Islami, dan kaligrafi arab berukuran besar. Selain itu, proses finishing dilakukan dengan teliti sehingga material tampak mewah dan tahan lama. Cocok untuk masjid yang ingin meningkatkan kualitas interiornya.
Galeri seni di Jawa Tengah
Alamat: Tumang Tempel, RT.04/RW.13, Dusun II, Cepogo, Kec. Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57362
Kontak Kami | Instagram | Facebook | WhatsApp




